Kamis, 17 Januari 2019

Manfaat Sawi


Di negara kita sangat mungkin untuk menanam hampir semua tanaman yang ada di dunia, hehe (lebay sih). Tetapi memang itu yang kita rasakan. Ibaratnya, tanah Indonesia itu tanah surga gaes, beneran. Subur badai, haha. Oke, udah dulu basa-basinya. Sekarang saya mau share info menarik nih. Yaitu tentang Manfaat Sawi. Kuy.. Simak penjelasan berikut ini. :)
MANFAAT
Manfaat sawi sangat baik untuk menghilangkan rasa gatal di tenggorokan pada penderita batuk. Penyembuh penyakit kepala, bahan pembersih darah, memperbaiki fungsi ginjal, serta memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Sedangkan kandungan yang terdapat pada sawi adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C.
KLASIFIKASI BOTANI
Divisi : Spermatophyta.
Subdivisi : Angiospermae.
Kelas : Dicotyledonae.
Ordo : Rhoeadales (Brassicales).
Famili : Cruciferae (Brassicaceae).
Genus : Brassica.
Spesies : Brassica Juncea.
JENIS-JENIS SAWI
Secara umum tanaman sawi biasanya mempunyai daun panjang, halus, tidak berbulu, dan tidak berkrop. Petani kita hanya mengenal 3 macam sawi yang biasa dibudidayakan yaitu : sawi putih (sawi jabung), sawi hijau, dan sawi huma.
Sekarang ini masyarakat lebih mengenal caisim alias sawi bakso. Selain itu juga ada pula jenis sawi keriting dan sawi monumen. Caisim alias sawi bakso ada juga yang menyebutnya sawi cina., merupakan jenis sawi yang paling banyak dijajakan di pasar-pasar dewasa ini. Tangkai daunnya panjang, langsing, berwarna putih kehijauan. Daunnya lebar memanjang, tipis dan berwarna hijau. Rasanya yang renyah, segar, dengan sedikit sekali rasa pahit. Selain enak ditumis atau dioseng, juga untuk pedangan mie bakso, mie ayam, atau restoran cina. Sawi yang ada di pasaran saat ini adalah Jenis Sawi Manis : Sawi Tosakan, Sawi Shinta, Sawi Cristina, Sawi Kumala, Sawi Green Pack Choy, Sawi Putih : Sawi Aikun, Sawi Maxell, Sawi Itto, Sawi Summer Highland,  Sawi Exellent, Delli CR, Sawi Pahit Morakot, Sawi Daging F1 Nauli, Sawi Daging F1 Gardena, Sawi Daging F1 Flamingo.
SYARAT TUMBUH
Sawi bukan tanaman asli Indonesia, menurut asalnya di Asia. Karena Indonesia mempunyai kecocokan terhadap iklim, cuaca dan tanahnya sehingga dikembangkan di Indonesia . Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan dari dataran rendah maupun dataran tinggi. Meskipun demikian pada kenyataannya hasil yang diperoleh lebih baik di dataran tinggi. Daerah penanaman yang cocok adalah mulai dari ketinggian 5 meter sampai dengan 1.200 meter di atas permukaan laut. Namun biasanya dibudidayakan pada daerah yang mempunyai ketinggian 100 meter sampai 500 meter dpl. Tanaman sawi tahan terhadap air hujan, sehingga dapat di tanam sepanjang tahun. Pada musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah penyiraman secara teratur. Berhubung dalam pertumbuhannya tanaman ini membutuhkan hawa yang sejuk. lebih cepat tumbuh apabila ditanam dalam suasana lembab. Akan tetapi tanaman ini juga tidak senang pada air yang menggenang. Dengan demikian, tanaman ini cocok bila di tanam pada akhir musim penghujan. Tanah yang cocok untuk ditanami sawi adalah tanah gembur, banyak mengandung humus, subur, serta pembuangan airnya baik. Derajat kemasaman (pH) tanah yang optimum untuk pertumbuhannya adalah antara pH 6 sampai pH 7.
BUDIDAYA TANAMAN SAWI
Cara bertanam sawi sesungguhnya tak berbeda jauh dengan budidaya sayuran pada umumnya. Budidaya konvensional di lahan meliputi proses pengolahan lahan, penyiapan benih, teknik penanaman, penyediaan pupuk dan pestisida, serta pemeliharaan tanaman. Sawi dapat ditanam secara monokultur maupun tunmpang sari. Tanaman yang dapat ditumpangsarikan antara lain : bawang dau, wortel, bayam, kangkung darat. Sedangkan menanam benih sawi ada yang secara langsung tetapi ada juga melalui pembibitan terlebih dahulu. Berikut ini akan dibahas mengenai teknik budidaya sawi secara konvensional di lahan.
PEMBENIHAN
Benih merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha tani. Benihyang baik akan menghasilkan tanaman yang tumbuh dengan bagus. Kebutuhan benih sawi untuk setiap hektar lahan tanam sebesar 750 gram. Benih sawiberbentuk bulat, kecil-kecil. Permukaannya licin mengkilap dan agak keras. Warna kulit benih coklat kehitaman. Benih yang akan kita gunakan harus mempunyai kualitas yang baik, seandainya beli harus kita perhatikan lama penyimpanan, varietas, kadar air, suhu dan tempat menyimpannya. Selain itu juga harus memperhatikan kemasan benih harus utuh. kemasan yang baik adalah dengan alumunium foil. Apabila benih yang kita gunakan dari hasil pananaman kita harus memperhatikan kualitas benih itu, misalnya tanaman yang akan diambil sebagai benih harus berumur lebih dari 70 hari. Dan penanaman sawi yang akan dijadikan benih terpisah dari tanaman sawiyang lain. Juga memperhatikan proses yang akan dilakukan misalnya dengan dianginkan, tempat penyimpanan dan diharapkan lama penggunaan benih tidak lebih dari 3 tahun.
PENGOLAHAN TANAH
Pengolahan tanah secara umum melakukan penggemburan dan pembuatan bedengan. Tahap-tahap pengemburan yaitu pencangkulan untuk memperbaiki struktur tanah dan sirkulasi udara dan pemberian pupuk dasar untuk memperbaiki fisik serta kimia tanah yang akan menambah kesuburan lahan yang akan kita gunakan. Tanah yang hendak digemburkan harus dibersihkan dari bebatuan, rerumputan, semak atau pepohonan yang tumbuh. Dan bebas dari daerah ternaungi, karena tanaman sawi suka pada cahaya matahari secara langsung. Sedangkan kedalaman tanah yang dicangkul sedalam 20 sampai 40 cm. Pemberian pupuk kandang fermentasi 3 – 5 ton/ha. Pupuk kandangfermentasi diberikan saat penggemburan agar cepat merata dan bercampur dengan tanah yang akan kita gunakan. Bila daerah yang mempunyai pH terlalu rendah (asam) sebaiknya dilakukan pengapuran. Pengapuran ini bertujuan untuk menaikkan derajad keasam tanah, pengapuran ini dilakukan jauh-jauh sebelum penanaman benih, yaitu kira-kira 2 sampai 4 minggu sebelumnya. Sehingga waktu yang baik dalam melakukan penggemburan tanah yaitu 2 – 4 minggu sebelum lahan hendak ditanam. Jenis kapur yang digunakan adalah kapur kalsit (CaCO3) atau dolomit (CaMg(CO3)2).
PEMBIBITAN
Pembibitan dapat dilakukan bersamaan dengan pengolahan tanah untuk penanaman.Hal tersebut dilakukan agar lebih efisien dan benih akan lebih cepat beradaptasi terhadap lingkungannya. Ukuran bedengan pembibitan yaitu lebar 80 – 120 cm dan panjangnya 1 – 3 meter. Jika curah hujan lebih dari 200 mm/bulan, tinggi bedengan sebaiknya dibuat setinggi 20 – 30 cm. Dua minggu sebelum di tabur benih, bedengan pembibitan ditaburi dengan pupuk kandang kemudian di tambah 20 gram urea, 10 gram TSP, dan 7,5 gram Kcl.
Cara melakukan pembibitan ialah sebagai berikut : benih ditabur, lalu ditutupi tanah setebal 1 – 2 cm, lalu disiram dengan sprayer. Setelah berumur 3 – 4 minggu sejak disemaikan tanaman dipindahkan ke bedengan.
PENANAMAN
Bedengan dengan ukuran lebar 120 cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak tanah. Tinggi bedeng 20 – 30 cm dengan jarak antar bedeng 30 cm, seminggu sebelum penanaman dilakukan pemupukan terlebih dahulu yaitu pupuk kandang 3 – 5 ton/ha, TSP 40 kg/ha, Kcl 15 kg/ha. Sedang jarak tanam dalam bedengan 40 x 40 cm , 30 x 30 dan 20 x 20 cm. Pilihlah bibit yang baik, pindahkan bibit dengan hati-hati, lalu membuat lubang dengan ukuran 4 – 8 x 6 – 10 cm.
PEMELIHARAAN
Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah penyiraman, penyiraman ini tergantung pada musim, bila musim penghujan dirasa berlebih maka kita perlu melakukan pengurangan air yang ada, tetapi sebaliknya bila musim kemarau tiba kita harus menambah air demi kecukupan tanaman sawi yang kita tanam. Bila tidak terlalu panas penyiraman dilakukan sehari cukup sekali sore atau pagi hari. Penjarangan dilakukan 2 minggu setelah penanaman. Caranya dengan mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Penyulaman ialah tindakan penggantian tanaman ini dengan tanaman baru. Caranya sangat mudah yaitu tanaman yang mati atau terserang hama dan penyakit diganti dengan tanaman yang baru. Penyiangan biasanya dilakukan 2 – 4 kali selama masa pertanaman sawi, disesuaikan dengan kondisi keberadaan gulma pada bedeng penanaman. Biasanya penyiangan dilakukan 1 atau 2 minggu setelah penanaman. Apabila perlu dilakukan penggemburan dan pengguludan bersamaan dengan penyiangan. Pemupukan tambahan diberikan setelah 3 minggu tanam, yaitu dengan urea 20 kg/ha.
PENANAMAN VERTIKULTUR
Langkah – angkah penanaman secara vertikultur adalah sebagai berikut : Benih disemaikan pada kotak persemaian denagn media pasir. Bibit dirawat hingga siap ditanaman pada umur 14 hari sejak benih disemaikan. Sediakan media tanam berupa tanah top soil, pupuk kandang, pasir dan komposdengan perbandingan 2:1:1:1 yang dicampur secara merata. Masukkan campuran media tanam tersebut ke dalam polibag yang berukuran 20 x 30 cm. Pindahkan bibit tanaman yang sudah siap tanam ke dalam polibag yang tersedia. Tanaman yang dipindahkan biasanya telah berdaun 3 – 5 helai. Polibag yang sudah ditanami disusun pada rak-rak yang tersedia pada Lath House.
PENANAMAN HIDROPONIK
Langkah-langkah penanaman secara hidroponik adalah sebagai berikut :
Siapkan wadah persemaian . Masukkan media berupa pasir halus yang disterilkan setebal 3 – 4 cm. Taburkan benih sawi di atasnya selanjutnya tutupi kembali dengan lapisan pasir setebal 0,5 cm. Setelah bibit tumbuh dan berdaun 3 – 5 helai (umur 3 – 4 minggu, bibit dicabut dengan hati-hati, selanjutnya bagian akarnya dicuci dengan air hingga bersih, akar yang terlalu panjang dapat digunting. Bak penanaman diisi bagian bawahnya dengan kerikil steril setebal 7 – 10 cm, selanjutnya di sebelah atas ditambahkan lapisan pasir kasar yang juga sudah steril setebal 20 cm. Buat lubang penanaman dengan jarak sekitar 25 x 25 cm, masukkan bibit ke lubang tersebut, tutupi bagian akar bibit dengan media hingga melewati leher akar, usahakan posisi bibit tegak lurus dengan media. Berikan larutan hidroponiklewat penyiraman, dapat pula pemberian dilakukan dengan sistem drip irigation atau sistem lainnya, tanaman baru selanjutnya dipelihara hingga tumbuh besar.
 HAMA DAN PENYAKIT
HAMA.
Ulat titik tumbuh (Crocidolomia binotalis Zell.).Ulat tritip (Plutella maculipennis).Siput (Agriolimas sp.).Ulat Thepa javanica.Cacing bulu (cut worm).
PENYAKIT.
Penyakit akar pekuk.Bercak daun alternaria.Busuk basah (soft root).Penyakit embun tepung (downy mildew).Penyakit rebah semai (dumping off).Busuk daun.busuk Rhizoctonia (bottom root).Bercak daun.Virus mosaik.
PANEN DAN PASCA PANEN
Dalam hal pemanenan penting sekali diperhatikan umur panen dan cara panennya. Umur panen sawi paling lama 70 hari. Paling pendek umur 40 hari. Terlebih dahulu melihat fisik tanaman seperti warna, bentuk dan ukuran daun.
Cara panen ada 2 macam yaitu mencabut seluruh tanaman beserta akarnya dan dengan memotong bagian pangkal batang yang berada di atas tanah dengan pisau tajam.
Pasca panen sawi yang perlu diperhatikan adalah :
1. Pencucian dan pembuangan kotoran.
2. Sortasi.
3. Pengemasan.
4. Penyimpanan.
5. Pengolahan.

Apabila anda ingin membeli benih tanaman sawi berkualitas dan terjamin keasliannya, silakan beli di portal PERTANIAN INDONESIA :

Sawi Nauli
Sawi Nauli
http://pertanianindonesia.com/benih/sawi/jual-sawi-nauli

Untuk Sawi lainnya :
1.Sawi Tosakan
http://pertanianindonesia.com/jual-sawi-tosakan
2.Sawi Shinta
http://pertanianindonesia.com/jual-sawi-shinta
3.Sawi Flamingo
http://pertanianindonesia.com/jual-sawi-flamingo

Nantikan Update terbaru dari saya :)
Jangan Lupa share ya :)

Jumat, 11 Januari 2019

Berkenalan dengan Tanah

Hai teman-teman, semoga kalian baik-baik saja ya :) kali ini saya akan membahas tentang Tanah, tahu gak apa sih definisi atau arti dari tanah itu? mungkin ada yang menjawab tanah adalah bagian permukaan bumi, ada yang beranggapan tanah adalah tempat kita memijakkan kaki dan anggapan lainnya. Lalu apa sih definisi tanah menurut Ilmu Pengetahuan.? Kalo berdasar wikipedia, artinya seperti ini gaes : 
Tanah (bahasa Yunanipedonbahasa Latinsolum) adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik. Sudah sedikit tergambar yah apa itu tanah? Jika belum, arti sederhana yang dapat dipahami adalah tanah yaitu bentukan dari pelapukan batuan dan bahan organik dengan waktu ribuan tahun untuk membentuk satu profil tanah serta memiliki horizon-horizon (lapisan2)  tanah. Jadi, tanah itu terbentuk karena pelapukan batuan dan bahan organik yang sangat lama dalam pembentukannya serta memiliki horizon tanah ya gaes. Makanya kenapa sekarang ini harga sepetak tanah menjadi mahal itu sebabnya karena untuk membentuk tanah yang sempurna dibutuhkan waktu ribuan tahun gaes, hehe. Jika suatu kerak bumi yang tidak sesuai dengan definisi tanah, maka belum dikatakan sebagai tanah. Berikut ini gambar Tanah
Gambar di samping adalah gambar tanah yang memiliki horizon2 tanah. Lalu, untuk apa sih kita harus tahu tentang Tanah?
Oke, Tanah itu sangat penting sekali peranannya di kehidupan kita. Bukan hanya di bidang pertanian, lebih luas lagi untuk kehidupan manusia misalnya dalam hal membuat bangunan. Manakala kita membuat suatu bangunan rumah dan tidak mengetahui jenis tanah yang akan di bangun itu bisa berakibat fatal untuk ketahanan dari bangunan tersebut. Karena setiap daerah memiliki keistimewaan tanah tersendiri. Misalnya saja daerah Indramayu, tanah di Indramayu sangat cocok ditanami tanaman Mangga dan untuk rasa buahnya pun sangat khas sekali. Terus, haruskah kita tahu satu persatu jenis tanah? Bagusnya sih gitu, hehe. Sebelum ke jenis2 Tanah, saya bahas dulu ya apa sih maksud atau arti dari setiap Horizon-Horizon Tanah?. Oke, Mari simak penjelasannya.
Setiap horizon memiliki karakteristik tanah yang beragam. Adapun pembagian jenis-jenis horizon tanah adalah sebagai berikut :
1.       Horizon O
Horizon O  merupakan lapisan Horizon paling atas yang didominasi oleh material organik seperti sisa-sisa tumbuhan, jasad tanaman dan hewan yang berada di permukaan tanah.
2.       Horoizon A
Horizon A  merupakan simbol untuk Horizon tanah mineral yang terbentuk pada permukaan tanah atas atau lapisan atas di bwah lapisan O. Pada horizon ini menunjukkan kehilangan atas seluruh atau sebagaian besar struktir batuan asli dalam tanah dan menujukkan sifat yaknni akumulasi bahan organik terhumifikasi yang bercampur sangat intensif dengan fraksi mineral dan tidak didominasi oleh sifat dari karakteristik horizon dibawahnya. Sifat tersebut terbentuk dari proses pengolahan tanah, pengembalaan ternak atau yang serupa.
3.       Horizon E
Horizon E  merupakan simbol untuk horizon yang mengalami kehilangan liat, silikat, besi, alummuniun atau kombinasi dari senyawa-senyawa tersebut. Pada horizon ini menunjukkan sebagian besar struktur batuan asli yang mulai hilang. Untuk membedakan dengan batas horizon di bawahnya dapat dicirikan oleh warna yang lebih terang daripada horizon B.
4.       Horizon B
Horizon B  merupakan Horizon yang terbentuk di bawah Horizon A,E, atau O yang telah mengalami perkembangan horizon. Pada horizon ini dapat dicirikan oleh hilangnya seluruh atau sebagian besar struktur batuan asli dan memperlihatkan satu atau lebih sifat tanah, seperti konsentrasi alluvial dari silikat, senyawa besi, alummunium, humus, karbonat dalam bentuk tunggal ataupun kombinasi. Selain itu, terdapat tanda-tanda pemindahan atau penambahan senyawa karbonat pada tanah, adanya penyelaputan sequioksida yang memperlihatkan warna horizon lebih pucat.
5.       Horizon C
Horizon C  merupakan Horizon atau lapisan bahan induk  tanah yang dipengaruhi oleh sedikit proses pedogenik dan tidak memiliki karakteristik seperti pada horizon O, A, E ataupun B. Horizon ini merupakan lapisan tanah terbawah yang terdiri dari batuan dasar yang melapuk.
6.       Horizon R
Horizon R  merupakan horizon dengan lapisan batuan  induk paling dasar yang terbentuk dari batuan yag sangat padat dan pejal serta belum mengalami pelapukan. Batuan tersebut misalnya granit, basalt, batu gamping , batu pasir, dan lain-lain.
Dengan memahami pengelompokon jenis horizon tanah, maka kita akan mengetahui tentang karakteristik dari tingkat perkembangan serta usia tanah.
Karena dalam proses pembentukan tanah memerlukan waktu tertentu (biasanya lama), sehingga untuk mengetahuinya kita dapat melihat dan mempelajari lapisan-lapisannya.
Semakin banyak atau lengkap horizon tanah, maka akan semakin tua usia tanah. Sedangkan apabila melihat dari warna tanah dari setiap horizon tersebut menunjukkan perbedaan kondisi aerob atau anaerob tanah. (http://agroteknologi.id/jenis-jenis-horizon-tanah/)

Baiklah, sekian dulu penjelasan tentang tanah, horizon2 tanah dan peranan tanah dalam kehidupan kita. Semoga bermanfaat :)
Jangan lupa bagikan ya :) Karena semakin banyak anda berbagi ilmu pengetahuan yang bermanfaat, maka Allah pun memberi limpahan ilmu kepada anda. Aamiin.

Sabtu, 29 Desember 2018

Seberapa pentingkah kuliah di bidang Pertanian?

Di postingan lalu saya telah membahas tentang "Pengertian Pertanian". Nah, untuk kali ini saya bahas mengenai seberapa penting kuliah di bidang pertanian. Sebelum lanjut, saya berbagi pengalaman terlebih dahulu. Setelah lulus dari SMA di MAN 2 INDRAMAYU, saya tidak berpikir sama sekali kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Wiralodra prodi Agribisnis. Sebelum masuk ke ruang perkuliahan, saya mendapatt info tentang seminar nasional serta pelatihan jurnalistik dan advokasi dari kaka tingkat. Singkat cerita, saya mengikuti acara tersebut selama kurang lebih 4 hari di Jakarta dan Bogor bersama kaka tingkatku. Yang saya dapatkan dari acara tersebut selain mendapatkan relasi baru adalah mendapatkan ilmu tentang pertanian baik data maupun fakta tentang pertanian di Indonesia. Dari acara itu, saya berkesimpulan bahwa pertanian Indonesia sangat membutuhkan Mahasiswa Lulusan Pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dosen Ekonomi saya pernah mengatakan bahwa "semakin maju pertanian di suatu daerah maka masyarakatnya akan sejahtera hidupnya" kira-kira begitulah katanya. Tahukah anda bahwa pemerintah kita sedang membenahi di bidang pertanian. Banyak sumber mengatakan bahwa pertanian Indonesia perlu dilakukan pembenahan untuk kesejahteraan masyarakat. Baik langsung saja kita beralih ke inti bahasan. Begitulah kira-kira gambaran kecil dari pengalaman saya tentang pertanian. Pasti bagi kalian yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi berpikir bahwa prospek kerja lulusan hanya dapat berkerja di bidang pertanian seperti dinas pertanian dan sebagainya yang berkaitan dengan pertanian. Anggapan itu tidaklah salah, akan tetapi anggapan itu cakupannya hanya parsial/satu bagian saja. Siapa sangka, kulia di bidang pertanian akan membawa menjadi seorang yang sukses dan mandiri dibandingkan dengan lulusan dari fakultas lain. Mengapa? karena lulusan pertanian itu bisa bekerja atau bahkan menjadi pengusaha sekaligus di bidang pertanian. Saya mendapatkan cerita dari dosen bahwa selain ia menjadi dosen dan pegawai dinas pertanian, ia juga menjadi pengusaha di bidang pertanian yaitu dengan menjual bibit tanaman kelengkeng hasil dari perbanyakan tanaman. Kata beliau, setiap bibit dapat dihargai 75ribu tergantung jenis bibitnya. Bayangkan jika saja dapat menjual 10 bibit sehari, maka omset yang diperoleh adalah 750ribu. Itu diluar gajinya. Luar biasa bukan?. Yaps, luar biasa!. Dari cerita itu saja sudah sangat menarik. Baiklah itu sekedar motivasi saja. Lalu ada berapa banyak cakupan Ilmu dalam bidang Pertanian?. Sebetulnya banyak sekali. Namun kali ini saya membahas tentang Agribisnis dan Agroteknologi saja.

AGRIBISNIS adalah suatu ilmu yang memadukan antara Ilmu Ekonomi dengan Ilmu Pertanian. Asal kata Agrbisnis (bentuk baku dalam KBBI:Agrobisnis) adalah bentuk lakuran dari kata Agriculture and business. Agribisnis mempelajari tentang bagaimana proses awal hingga akhir untuk mendapatkan hasil yang menguntukan atau biasa disebut proses hulu ke hilir. Tentu saja Agribisnis tidak lepas kaitannya dengan Ilmu Ekonomi. Tenang saja, ketika kita belajar di prodi ini tidak hanya menghitung uang setan kok 😄 Terus apa saja prospek kerja Lulusan Agribisnis? Berikut ini Prospeknya :

  1. Departemen Keuangan (Bea Cukai, Pajak dan Anggaran)
  2. Konsultan
  3. Lembaga Penelitian
  4. Badan Pusat Statistik (BPS)
  5. Departemen Perdagangan
  6. Wirausaha
  7. Bappenas
  8. Bappeda
  9. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  10. Departemen Koperasi
  11. Departemen Pendidikan Nasional
  12. BUMN
  13. Bank Indonesia
  14. Perbankan (Bank pemerintah dan swasta)
  15. UKM
  16. Departemen Kehutanan
  17. Bulog
  18. Atau menjadi Pengusaha yang kompeten
(Dikutip dari www.agrotani.com )


AGROTEKNOLOGI Inti kajian di prodi ini adalah apa saja faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman, bagaimana caranya mengetahui kadar kandungan hara secara detil dan sebagainya. Secara sederhana, kuliah di prodi ini kebanyakan praktikumnya. Namun jangan khawatir, semuanya akan seimbang dengan prospek yang di dapat ketika anda lulus dari prodi ini. Apa saja prospeknya? berikut prospek kerja lulusan Agroteknologi :
  1. Departemen Pertanian
  2. Lembaga Penelitian 
  3. BUMN
  4. Perusahaan swasta
  5. Menjadi wirausaha yang kompeten.
Oke, sekian dulu postingan kali ini. Jangan lupa share postingan ini ke media sosial yah 😊

Berkenalan dengan Pertanian

Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Selamat pagi temen-temen dimanapun anda berada (jika kamu melihatnya di waktu pagi 😃)
Hai temen-temenku, Perkenalkan nama saya Achmal Rahmadi. Sekarang aku menjalani kuliah di Universitas Wiralodra Fakultas Pertanian Program Studi Agribisnis. Segitu dulu ya perkenalannya 😄
Baik langsung saja saya bahas seputar pertanian. Baiklah kita mulai saja.
Apasih yang temen-temen pikirkan tentang pertanian? Mungkin ada yang langsung berpikir sawah, sabit, cangkul dan hal yang berkaitan dengan pertanian, hehe. Semua yang temen-temen pikirkan itu betul. Bahwa pertanian tidak lepas dari tanah, lahan, cangkul, sabit dan sejenisnya. Tahukah temen-temen, bahwa pertanian itu mensuplai 44,3% yang artinya hampir menyuplai 50% kurang 5,7% dalam kehidupan kita di Indonesia. Berarti cuman 50% untuk yang selain pertanian? Betul banget!. Sebelum berbicara lebih lanjut mengenai pertanian, Lalu apasih pengertian pertanian itu sendiri? Kenapa kita harus tahu terelebih dahulu definisi atau pengertian pertanian sebelum kita beranjak lebih jauh mengetahui tentang pertanian? Ibaratnya, kita ingin membeli barang tapi kita tidak tahu namanya apa. Apa yang akan terjadi? tentunya si pedagang tentunya akan sangat bingung dengan barang yang ingin anda beli. Begitu juga dengan pertanian. Ketika kita ingin mendalami pengetahuan tentang pertanian tapi kita tidak tahu apa itu pertanian, timbulnya akan menjadi bingung. Adapun pengertian pertanian sebagai berikut,
Pertanian adalah suatu jenis produksi yang didasarkan atas proses pertumbuhan tumbuh-tumbuhan dan hewan
Pertanian adalah usaha manusia dalam mengolah tanah dengan mengusahan tanaman atau ternak dengan tujuan memperoleh hasil.
Pertanian merupakan penerapan akal dan karya manusia melalui pengendalian proses produksi biologis tumbuhan dan hewan, sehingga lebih bermanfaat bagi manusia.
Pertanian adalah kegiatan manusia mengelola tumbuhan dan hewan untuk kesejahteraan umat manusia dengan tidak merusak kelestarian lingkungannya.
Pertanian adalah kegiatan mengelola lahan atau media tanam lain yang menggantikan fungsi tanah dan upaya modifikasi iklim mikro dalam budidaya tanaman (dan/atau ternak) serta kegiatan lainnya yang terkait langsung dengan proses budidaya dan pengelolaan pascapanennya.
(Pandu Sumarna,2016.Pengantar Ilmu Pertanian) Pengertian pertanian ini diambil dari buku Pengantar Ilmu Pertanian. Lalu apa pengertian pertanian secara sederhana?. Secara sederhana, Pertanian dapat diartikan sebagai usaha manusia dalam menggunakan, mengelola dan mengendalikan sumberdaya alam (baik tanah, lahan, tumbuhan/tanaman, maupun hewan) untuk memeroleh hasil yang bermanfaat bagi umat manusia dengan tidak merusak lingkungan dan kelestariannya. Baiklah sekian dulu postingan kali ini, selanjutnya saya akan bahas tentang pertanian lagi yang tentunya lebih terperinci.
Jangan lupa berbagi ilmu dan berbagi itu merupakan kebaikan 😊. Dalam Al Quran Surat Ar Rahman ayat 60 disebutkan bahwa "Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan".
Sampai jumpa di postingan berikutnya yah 😊
Wassalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Terbaru

Manfaat Sawi