Sabtu, 29 Desember 2018

Seberapa pentingkah kuliah di bidang Pertanian?

Di postingan lalu saya telah membahas tentang "Pengertian Pertanian". Nah, untuk kali ini saya bahas mengenai seberapa penting kuliah di bidang pertanian. Sebelum lanjut, saya berbagi pengalaman terlebih dahulu. Setelah lulus dari SMA di MAN 2 INDRAMAYU, saya tidak berpikir sama sekali kuliah di Fakultas Pertanian Universitas Wiralodra prodi Agribisnis. Sebelum masuk ke ruang perkuliahan, saya mendapatt info tentang seminar nasional serta pelatihan jurnalistik dan advokasi dari kaka tingkat. Singkat cerita, saya mengikuti acara tersebut selama kurang lebih 4 hari di Jakarta dan Bogor bersama kaka tingkatku. Yang saya dapatkan dari acara tersebut selain mendapatkan relasi baru adalah mendapatkan ilmu tentang pertanian baik data maupun fakta tentang pertanian di Indonesia. Dari acara itu, saya berkesimpulan bahwa pertanian Indonesia sangat membutuhkan Mahasiswa Lulusan Pertanian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dosen Ekonomi saya pernah mengatakan bahwa "semakin maju pertanian di suatu daerah maka masyarakatnya akan sejahtera hidupnya" kira-kira begitulah katanya. Tahukah anda bahwa pemerintah kita sedang membenahi di bidang pertanian. Banyak sumber mengatakan bahwa pertanian Indonesia perlu dilakukan pembenahan untuk kesejahteraan masyarakat. Baik langsung saja kita beralih ke inti bahasan. Begitulah kira-kira gambaran kecil dari pengalaman saya tentang pertanian. Pasti bagi kalian yang ingin melanjutkan studi di perguruan tinggi berpikir bahwa prospek kerja lulusan hanya dapat berkerja di bidang pertanian seperti dinas pertanian dan sebagainya yang berkaitan dengan pertanian. Anggapan itu tidaklah salah, akan tetapi anggapan itu cakupannya hanya parsial/satu bagian saja. Siapa sangka, kulia di bidang pertanian akan membawa menjadi seorang yang sukses dan mandiri dibandingkan dengan lulusan dari fakultas lain. Mengapa? karena lulusan pertanian itu bisa bekerja atau bahkan menjadi pengusaha sekaligus di bidang pertanian. Saya mendapatkan cerita dari dosen bahwa selain ia menjadi dosen dan pegawai dinas pertanian, ia juga menjadi pengusaha di bidang pertanian yaitu dengan menjual bibit tanaman kelengkeng hasil dari perbanyakan tanaman. Kata beliau, setiap bibit dapat dihargai 75ribu tergantung jenis bibitnya. Bayangkan jika saja dapat menjual 10 bibit sehari, maka omset yang diperoleh adalah 750ribu. Itu diluar gajinya. Luar biasa bukan?. Yaps, luar biasa!. Dari cerita itu saja sudah sangat menarik. Baiklah itu sekedar motivasi saja. Lalu ada berapa banyak cakupan Ilmu dalam bidang Pertanian?. Sebetulnya banyak sekali. Namun kali ini saya membahas tentang Agribisnis dan Agroteknologi saja.

AGRIBISNIS adalah suatu ilmu yang memadukan antara Ilmu Ekonomi dengan Ilmu Pertanian. Asal kata Agrbisnis (bentuk baku dalam KBBI:Agrobisnis) adalah bentuk lakuran dari kata Agriculture and business. Agribisnis mempelajari tentang bagaimana proses awal hingga akhir untuk mendapatkan hasil yang menguntukan atau biasa disebut proses hulu ke hilir. Tentu saja Agribisnis tidak lepas kaitannya dengan Ilmu Ekonomi. Tenang saja, ketika kita belajar di prodi ini tidak hanya menghitung uang setan kok 😄 Terus apa saja prospek kerja Lulusan Agribisnis? Berikut ini Prospeknya :

  1. Departemen Keuangan (Bea Cukai, Pajak dan Anggaran)
  2. Konsultan
  3. Lembaga Penelitian
  4. Badan Pusat Statistik (BPS)
  5. Departemen Perdagangan
  6. Wirausaha
  7. Bappenas
  8. Bappeda
  9. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  10. Departemen Koperasi
  11. Departemen Pendidikan Nasional
  12. BUMN
  13. Bank Indonesia
  14. Perbankan (Bank pemerintah dan swasta)
  15. UKM
  16. Departemen Kehutanan
  17. Bulog
  18. Atau menjadi Pengusaha yang kompeten
(Dikutip dari www.agrotani.com )


AGROTEKNOLOGI Inti kajian di prodi ini adalah apa saja faktor yang memengaruhi pertumbuhan tanaman, bagaimana caranya mengetahui kadar kandungan hara secara detil dan sebagainya. Secara sederhana, kuliah di prodi ini kebanyakan praktikumnya. Namun jangan khawatir, semuanya akan seimbang dengan prospek yang di dapat ketika anda lulus dari prodi ini. Apa saja prospeknya? berikut prospek kerja lulusan Agroteknologi :
  1. Departemen Pertanian
  2. Lembaga Penelitian 
  3. BUMN
  4. Perusahaan swasta
  5. Menjadi wirausaha yang kompeten.
Oke, sekian dulu postingan kali ini. Jangan lupa share postingan ini ke media sosial yah 😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terbaru

Manfaat Sawi